KELOMPOK TANI TERNAK KARYA MEGA JAYA BUMIREJO

Jumat, 27 Agustus 2010

KEISTIMEWAAN KEDUDUKAN IBADAH PUASA

Setiap amal anak Adam itu baginya, selain puasa. Puasa itu bagi-Ku dan Aku membalasnya. Puasa itu perisai. Apabila seorang diantara kamu berpuasa pada satu hari , janganlah ia berkata keji dan jangan berteriak. Jika ia dicaci maki atau dilawan oleh seseorang, maka hendaklah ia mengatakan; " saya sedang puasa". Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada ditangannya, sesunguhnya bau busuk orang yang berpuasa itu lebih harum disisi Allah dari bau kasturi: ( Hadits Qudsi)
Hadits Qutsi adalah hadits yang berasal dari firman Allloh, tapi yang menyusun kata-katanya adalah nabi
  • Puasa milik Tuhan
Seperti yang tertulis pada awal hadist diatas: "Setiap amal anak adam itu baginya, selain puasa. Puasa itu bagi-ku dan aku membalasnya ..........." Hadits ini menunjukan bahwa ibadah puasa memiliki kedudukan yang sangat istimewa( dekat ) disisi Tuhan. Seakan akan ibadah puasa orang berkorban untuk Tuhan. Hal ini bisa dicari penjaelasannya pada hadits Qudsi yang lain: "Puasa itu bagi-Ku, ia ( manusia ) meninggalkan syahwat, makan , minum karena Aku ......" (HR. Bukhari)

Berbeda dengan Infak, zakat misalnya, dimana manusia mengorbankan hartanya untuk sesama manusia. Demikian pula zakat. Lalu bagaimana dengan sholat untuk (menyembah) Tuhan. Tapi dalam sholat tidak ada yang dikorbankan dari kita, Kita tidak kehilangan apa-apa bahkan yang bersifat non materi sekalipun. Dengan kata lain kita melakukan sholat hanya dengan modal tenaga. (dan kemauan)
  • Puasa=Kau+aku
Puasa itu sangat pribadi sifatnya. Sebab hanya Kau (Tuhan) = aku (pribadi/pelaku) yang benar-benar tahu tentang puasanya itu.
Mengapa begitu? Ya bisa saja kan orang yang dilihat penampilan luar nampak lemah, pucat tapi tidak puasa.Dan sebalikny orang yang berpenampilan fres, sehat tapi diam-diam malah puasa.
Yang dimaksud pribadi sifatnya hanya tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu hakekat puasanya yang dilakukan.

  • Puasa Ibadah Yang Sunyi
Puasa itu ibadah milik Tuhan seperti disebutkan dalam hadist qudsi diatas, dan ibadah puasa yang dilakukan manusia juga tuhan sendiriyamg mengontrol seperti telah digambarkan dalam contoh diatas. jadinya puasa itu sebenarnya " ibadah yang sunyi " dari kontrol sesama manusia atau lebih luas lagi kontrol sosial.Ini berbeda dengan jenis ibadah-ibadah yang lai, yang ada kesertaan dari orang banyak, baik langsung ataupun tidak. Contohnya adalah begini:
  • Sholat Fardu
Sholat fardu dianjurkan dengan sangat  sehingga ada yang menghukumi wajib untuk dilakukan dengan berjamaah baik di Musholla maupun dimasjid yang berarti ini dilakukan sepengetahuan orang banyak. apalagi sholat asda aturan imam dam m'mum. Selain itu anatara yang rajin dan malaspun terlihat jelas

Tidak ada komentar: